BANYUWANGI – MTs Negeri 4 Banyuwangi, sebagai institusi berpredikat Madrasah Riset, sukses menggelar terobosan dalam pelaksanaan Studi Observasi Lapangan (SOL) tahunan. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, tahun ini siswa kelas 9 dibagi dalam dua rombongan besar untuk melakukan kegiatan riset di dua lokasi sekaligus, yaitu Yogyakarta dan Banyuwangi, pada tanggal 11 hingga 12 Oktober 2025.
Kegiatan SOL ini merupakan agenda krusial di mana hasilnya akan diolah menjadi Laporan Riset sebagai salah satu syarat utama kelulusan.
Kepala MTsN 4 Banyuwangi, Mujikan, mengungkapkan rasa syukurnya atas kelancaran seluruh rangkaian kegiatan. "Alhamdulillah kegiatan SOL tahun ini dapat terlaksana dengan lancar baik yang di Yogyakarta maupun yang di Banyuwangi. Selanjutnya tugas siswa adalah melaporkan hasil kegiatan studi observasi lapangannya menjadi sebuah karya tulis ilmiah berupa laporan riset sebagai persyaratan mereka untuk kelulusan di MTsN 4 Banyuwangi," tegasnya.


Eksplorasi Riset di Yogyakarta: Sejarah, Sains, dan Geologi
Rombongan Yogyakarta memulai perjalanan spiritual dengan berziarah ke makam Gus Dur di Tebu Ireng sebelum tiba di Kota Pelajar. Di sana, siswa mengunjungi empat destinasi utama yang kaya akan materi riset:
Keraton Yogyakarta: Siswa fokus meneliti dan mengobservasi peninggalan bersejarah seputar Keraton untuk topik penelitian mereka.
Taman Pintar: Destinasi ini menjadi laboratorium sains di mana siswa dapat menambah wawasan dan informasi tentang fisika dan science lainnya.
Lava Tour: Melalui kegiatan ini, siswa diajak melihat langsung dan meneliti jejak peristiwa letusan Gunung Merapi, memberikan perspektif geologi dan bencana alam.
Candi Prambanan: Selain mendalami pengetahuan sejarah, siswa memanfaatkan kesempatan ini untuk berinteraksi dengan pengunjung asing sebagai ajang praktik kemampuan speaking (berbicara) mereka.


Riset Lokal di Banyuwangi: Industri, Kultur, dan Agrobisnis
Secara paralel pada tanggal 11 Oktober 2025, sebagian siswa kelas 9 melakukan riset di destinasi lokal Banyuwangi dengan fokus pada potensi industri dan agrobisnis daerah:
Pabrik Gula Nusantara (PGN): Siswa meneliti secara komprehensif mulai dari prosedur pengolahan hingga pengolahan limbah yang ada di pabrik gula tersebut.
Masjid Bawah Tanah Glenmore: Setelah kunjungan industri, siswa berkesempatan melaksanakan ibadah salat Zuhur di masjid yang unik karena arsitekturnya yang berada di bawah tanah (basement).
Perkebunan dan Peternakan Margo Utomo: Kunjungan ini memberikan pemahaman kepada siswa tentang berbagai jenis hasil perkebunan dan melihat langsung peternakan sapi yang memproduksi susu sapi siap konsumsi.
Diharapkan, melalui SOL dua lokasi ini, siswa MTsN 4 Banyuwangi dapat menghasilkan laporan riset yang beragam, mendalam, dan berkualitas tinggi, sesuai dengan semangat mereka sebagai madrasah riset. (mae)
Komentar
Silakan login untuk memberi komentar:
LoginBelum ada komentar